Beranda » News » 10 Jurusan UGM dengan Biaya Kuliah Termurah 2026: Strategi Lolos SNBP dan SNBT Tanpa Beban Finansial

10 Jurusan UGM dengan Biaya Kuliah Termurah 2026: Strategi Lolos SNBP dan SNBT Tanpa Beban Finansial

10 Jurusan UGM dengan Biaya Kuliah Termurah 2026: Strategi Lolos SNBP dan SNBT Tanpa Beban Finansial – Mimpi mengenyam pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) seringkali terbentur oleh kekhawatiran mengenai biaya pendidikan yang dianggap selangit. Sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, UGM memang memiliki standar kualitas dunia, namun hal ini tidak lantas membuat akses pendidikannya hanya terbatas bagi golongan ekonomi atas. Menjelang pembukaan seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dan SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) 2026, kabar mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi informasi yang paling diburu oleh calon mahasiswa dan orang tua.

Bagi Anda yang sedang menyusun strategi masuk ke kampus kerakyatan ini, ada angin segar yang perlu diketahui. UGM menerapkan sistem UKT Pendidikan Unggul yang sangat inklusif. Bahkan, bagi mahasiswa yang masuk dalam kategori kemampuan ekonomi tertentu, biaya kuliah bisa mencapai Rp 0 alias gratis. Namun, secara umum, terdapat beberapa program studi (prodi) yang secara baseline memiliki rentang biaya paling terjangkau dibandingkan jurusan lainnya seperti Kedokteran atau Teknik.

Artikel ini akan membedah secara mendalam 10 jurusan UGM dengan biaya kuliah termurah, rincian kelompok UKT-nya, hingga prospek karier yang menjanjikan di masa depan agar Anda tidak ragu dalam memilih.

Memahami Sistem UKT Pendidikan Unggul UGM 2026

Sebelum masuk ke daftar jurusan, penting untuk memahami bagaimana UGM menghitung biaya kuliah Anda. Berbeda dengan kampus swasta yang memiliki biaya tetap, UGM menggunakan skema subsidi silang.

Pembagian Kelompok UKT

UGM membagi kategori biaya ke dalam Kelompok 1 hingga Kelompok 6. Pembagian ini didasarkan pada total penghasilan kotor orang tua ditambah penghasilan tambahan, yang kemudian disesuaikan dengan jumlah tanggungan keluarga.

  • Kelompok 1 & 2: Diperuntukkan bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi paling terbatas. Di sini, mahasiswa berpeluang membayar Rp 0 atau hanya sekitar Rp 500.000.

  • Kelompok 3 – 6: Merupakan kategori bagi mahasiswa dengan kemampuan ekonomi menengah hingga atas.

Sistem ini memastikan bahwa mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera tetap bisa kuliah di Bulaksumur tanpa perlu pusing memikirkan biaya semesteran. Inilah alasan mengapa UGM tetap menyandang predikat sebagai kampus kerakyatan.

Daftar 10 Jurusan UGM dengan UKT Paling Terjangkau

Berdasarkan data terbaru tahun akademik 2025/2026 yang diproyeksikan tetap stabil untuk 2026, mayoritas prodi dengan biaya termurah berasal dari rumpun Sosial Humaniora (Soshum). Hal ini dikarenakan kebutuhan sarana laboratorium berat dan bahan praktik lapangan di jurusan soshum tidak setinggi jurusan saintek.

Berikut adalah rincian 10 jurusan tersebut:

1. S1 Filsafat (Fakultas Filsafat)

Filsafat secara konsisten menjadi jurusan dengan biaya kuliah paling ekonomis di UGM. Rentang UKT-nya dimulai dari sekitar Rp 1.889.000 hingga Rp 7.557.000 per semester untuk kelompok non-subsidi penuh.

  • Mengapa Murah? Fokus pembelajarannya adalah pada pemikiran kritis, logika, dan etika yang tidak membutuhkan alat laboratorium mahal.

  • Prospek Karier: Jangan salah, lulusan filsafat kini banyak dicari sebagai Content Strategist, analis kebijakan, hingga konsultan etika di perusahaan teknologi AI.

2. S1 Sosiologi (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)

Berada di bawah naungan FISIPOL, Sosiologi menawarkan biaya yang serupa dengan Filsafat, yakni di kisaran Rp 1.889.000 – Rp 7.557.000.

  • Fokus Studi: Mempelajari dinamika masyarakat, konflik sosial, dan perubahan perkotaan.

  • Keunggulan: FISIPOL UGM memiliki jaringan riset terluas di Indonesia, memberikan mahasiswa akses ke berbagai proyek penelitian sosial bahkan sebelum lulus.

3. S1 Pariwisata (Fakultas Ilmu Budaya)

Jurusan ini sangat relevan dengan status Yogyakarta sebagai kota wisata. Biaya kuliahnya berkisar antara Rp 1.900.000 hingga Rp 7.600.000.

  • Daya Tarik: Mahasiswa diajarkan manajemen destinasi, perhotelan, hingga kebijakan pariwisata berkelanjutan.

  • Prospek Karier: Manajer hotel, travel blogger profesional, hingga pejabat di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

4. S1 Bahasa dan Sastra (Indonesia, Jepang, Korea, Prancis, Jawa)

Rumpun bahasa di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) menawarkan skema UKT yang sangat bersahabat, rata-rata di angka Rp 1.900.000 – Rp 7.600.000.

  • Tren 2026: Sastra Korea dan Jepang tetap menjadi primadona karena masifnya investasi perusahaan asing dari negara tersebut di Indonesia.

  • Kesempatan Beasiswa: Mahasiswa jurusan bahasa seringkali mendapatkan akses beasiswa exchange ke negara asal bahasa tersebut.

5. S1 Sejarah (Fakultas Ilmu Budaya)

Bagi Anda yang mencintai narasi masa lalu, S1 Sejarah adalah pilihan cerdas dengan UKT mulai dari Rp 2.053.000 hingga Rp 7.885.000.

  • Metode Belajar: Mahasiswa akan banyak berkutat dengan arsip dan dokumentasi sejarah.

  • Prospek: Penulis, peneliti, kurator museum, hingga jurnalis investigasi.

Baca Juga  Penilaian Fisik Kebun dan Skema Kemitraan Jadi Fokus Peremajaan Sawit 2025

6. S1 Politik dan Pemerintahan (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)

Dikenal dengan sebutan JPP, jurusan ini memiliki biaya kuliah antara Rp 2.053.000 – Rp 8.214.000.

  • Kualitas: Ini adalah salah satu prodi politik terbaik di Indonesia yang telah melahirkan banyak menteri dan kepala daerah.

  • Vibe Kampus: Mahasiswa akan terbiasa dengan diskusi kritis mengenai kebijakan publik dan tata kelola negara.

7. S1 Ilmu Hubungan Internasional (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)

Meskipun menjadi salah satu jurusan dengan tingkat persaingan (keketatan) tertinggi di Indonesia, HI UGM ternyata memiliki UKT yang relatif terjangkau, yaitu Rp 2.200.000 – Rp 8.800.000.

  • Keistimewaan: Biaya ini jauh lebih murah dibandingkan jurusan serupa di universitas swasta ternama, padahal kualitas pendidikan dan jaringan diplomatiknya sangat unggul.

  • Karier: Diplomat, staf di organisasi internasional (PBB, ASEAN), hingga analis risiko politik global.

8. S1 Sastra Inggris (Fakultas Ilmu Budaya)

Menjadi jurusan paling universal, Sastra Inggris UGM mematok biaya kuliah sekitar Rp 2.200.000 – Rp 8.664.000.

  • Kurikulum: Tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga sastra, budaya, dan kajian film.

  • Fleksibilitas: Lulusannya bisa masuk ke hampir seluruh industri, mulai dari perbankan, media, hingga perusahaan multinasional.

9. S1 Pembangunan Wilayah (Fakultas Geografi)

Satu-satunya wakil dari Fakultas Geografi dalam daftar termurah adalah Pembangunan Wilayah dengan rentang Rp 2.256.000 – Rp 9.025.000.

  • Peran Strategis: Mempelajari bagaimana merencanakan kota dan wilayah agar efisien dan lestari.

  • Kebutuhan Kerja: Sangat dicari oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan kementerian terkait pembangunan infrastruktur.

10. S1 Arkeologi (Fakultas Ilmu Budaya)

Jurusan “Indiana Jones” versi Indonesia ini memiliki biaya kuliah Rp 2.300.000 – Rp 9.200.000.

  • Pengalaman Belajar: Ekskavasi lapangan menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum.

  • Prospek: Ahli purbakala, pelestari cagar budaya, hingga konsultan lingkungan.

Strategi Memperoleh UKT Rendah di UGM

Banyak mahasiswa yang sebenarnya berhak mendapatkan UKT rendah namun justru terjebak di kelompok tinggi karena kesalahan administrasi. Berikut adalah tips agar Anda mendapatkan biaya kuliah sesuai kemampuan:

  1. Jujur dalam Pengisian Data: Masukkan data penghasilan dan pengeluaran secara akurat pada sistem UM UGM. Jangan melebih-lebihkan atau menutupi data.

  2. Lampirkan Bukti Pendukung yang Lengkap: Foto rumah, struk tagihan listrik, dan surat keterangan penghasilan harus jelas. Jika rumah masih mengontrak, lampirkan surat perjanjian sewa.

  3. Manfaatkan Fitur Sanggah: Jika setelah pengumuman Anda merasa kelompok UKT yang diberikan terlalu berat, UGM menyediakan mekanisme sanggah atau peninjauan kembali dengan bukti-bukti tambahan.

Mengapa Harus Memilih UGM di Jalur SNBP dan SNBT 2026?

Selain faktor biaya yang terukur, kuliah di UGM memberikan nilai tambah yang tidak ternilai dengan uang. Prestise sebagai alumni UGM (KAGAMA) membuka pintu kesempatan kerja yang sangat luas. Yogyakarta sebagai kota pelajar juga menawarkan biaya hidup (makan dan tempat tinggal) yang jauh lebih murah dibandingkan Jakarta atau Surabaya.

Keuntungan Jalur SNBP (Prestasi)

Jika Anda memiliki nilai rapor yang stabil dan prestasi non-akademik, jalur ini adalah yang paling aman. Tidak ada biaya pendaftaran (gratis) dan Anda bisa langsung fokus mempersiapkan diri tanpa perlu tes tertulis.

Keuntungan Jalur SNBT (Tes)

Bagi Anda yang nilai rapornya mungkin kurang bersaing, UTBK-SNBT 2026 adalah kesempatan kedua. Dengan persiapan matang, Anda bisa menembus jurusan favorit dengan biaya yang tetap bersubsidi pemerintah.

Perbandingan Biaya: Soshum vs Saintek di UGM

Penting bagi calon mahasiswa untuk mengetahui perbandingannya agar tidak kaget saat melihat tagihan. Jurusan seperti Kedokteran, Farmasi, atau Teknik Mesin biasanya memiliki UKT Kelompok 6 yang mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah. Hal ini disebabkan oleh tingginya biaya praktikum, penggunaan bahan kimia, dan pemeliharaan alat-alat laboratorium berteknologi tinggi.

Namun, kembali ke prinsip awal: jika Anda masuk kategori Kelompok 1, bahkan kuliah di Kedokteran UGM pun bisa menjadi Rp 0. Keadilan akses inilah yang menjadi keunggulan utama masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur nasional.

FAQ: Pertanyaan Sering Diajukan Mahasiswa Baru UGM 2026

Apakah ada uang pangkal di UGM untuk jalur SNBP dan SNBT? Tidak. UGM tidak memungut Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal bagi mahasiswa yang masuk melalui jalur SNBP dan SNBT. Uang pangkal hanya diberlakukan untuk jalur Mandiri (UM UGM) bagi mereka yang mampu.

Bisakah UKT berubah di tengah masa kuliah? Bisa. Jika terjadi perubahan kondisi ekonomi keluarga (misalnya orang tua pensiun atau terkena musibah), mahasiswa bisa mengajukan penyesuaian UKT pada semester berikutnya dengan melampirkan bukti-bukti baru.

Apakah mahasiswa jalur SNBT bisa mendapatkan KIP Kuliah? Tentu saja. Penerima KIP Kuliah biasanya secara otomatis akan masuk ke dalam UKT Kelompok 1 (Rp 0) dan bahkan mendapatkan uang saku bulanan dari pemerintah.

Kesimpulan

Memilih jurusan dengan biaya kuliah termurah di Universitas Gadjah Mada (UGM) bukan berarti Anda mendapatkan pendidikan “murahan”. Sebaliknya, 10 jurusan di bidang sosial dan budaya tersebut merupakan prodi unggulan yang memiliki sejarah panjang dan reputasi global. Dengan rentang UKT yang dimulai dari Rp 1,8 jutaan (bahkan bisa Rp 0), hambatan finansial seharusnya tidak lagi menjadi alasan untuk tidak berani bermimpi kuliah di kampus terbaik. Fokuslah pada persiapan nilai rapor untuk SNBP atau penguasaan materi UTBK untuk SNBT 2026. Pilihlah jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat Anda, bukan hanya sekadar melihat harga, karena di UGM, kesejahteraan mahasiswa tetap menjadi prioritas utama melalui sistem subsidi silang yang adil.

Scroll to Top