Beranda » Agribisnis » Proses Mental dalam Pengambilan Keputusan terhadap Ide Baru

Proses Mental dalam Pengambilan Keputusan terhadap Ide Baru

Accumini.com –Proses Mental dalam Pengambilan Keputusan terhadap Ide Baru. Dalam konteks penyebaran informasi dan inovasi, seseorang atau kelompok seringkali dihadapkan pada ide, gagasan, atau teknologi baru. Respons terhadap ide tersebut tidak langsung berupa tindakan, melainkan melalui serangkaian proses mental yang melibatkan penilaian, pertimbangan, hingga keputusan untuk menerima atau menolak. Proses ini sangat penting dalam memahami bagaimana perubahan sosial dan inovasi diterima di tengah masyarakat.

Soal:

Proses mental dalam mengambil keputusan untuk menerima atau menolak ide baru, serta menegaskan lebih lanjut tentang penerimaan atau penolakan tersebut, disebut….

A. Adopsi
B. Difusi
C. Difusi inovasi
D. Inovasi

Ulasan Jawaban:

Jawaban yang paling tepat adalah A. Adopsi.

Penjelasannya:

  • Adopsi adalah proses mental atau psikologis yang dialami seseorang ketika ia memutuskan apakah akan menerima (mengadopsi) atau menolak suatu inovasi atau ide baru. Dalam proses ini, individu melewati beberapa tahap: kesadaran, minat, evaluasi, uji coba, dan adopsi atau penolakan.

  • Difusi (jawaban B) adalah proses penyebaran ide atau inovasi dari satu individu ke individu lain, atau dari satu kelompok ke kelompok lain, biasanya melalui saluran komunikasi tertentu.

  • Difusi inovasi (jawaban C) merupakan konsep yang lebih luas, mencakup keseluruhan proses penyebaran dan penerimaan inovasi di masyarakat, tetapi tidak spesifik membahas keputusan mental individu.

  • Inovasi (jawaban D) sendiri berarti gagasan, produk, atau metode baru yang diperkenalkan untuk memperbaiki situasi atau menciptakan perubahan.

Baca Juga  Kategori dan Karakteristik Adopter dalam Proses Adopsi Inovasi

Kesimpulan:
Jawaban A. Adopsi adalah yang paling tepat karena mengacu langsung pada proses psikologis dalam pengambilan keputusan untuk menerima atau menolak ide baru.

Disclaimer:
Soal dan pembahasan ini disusun untuk tujuan pembelajaran. Penjelasan didasarkan pada teori difusi inovasi yang umum digunakan dalam ilmu komunikasi, sosiologi, dan pengembangan masyarakat. Interpretasi dapat bervariasi tergantung pada referensi akademik atau kurikulum yang digunakan.

Scroll to Top