Agribisnis Perbenihan
Beranda » Agribisnis » Sumber Perselisihan dalam Masyarakat Tradisional

Sumber Perselisihan dalam Masyarakat Tradisional

Accumini.com – Sumber Perselisihan dalam Masyarakat Tradisional. Dalam masyarakat, perselisihan dapat muncul dari berbagai aspek kehidupan sosial, terutama di komunitas yang masih mempertahankan pola hidup lama. Nilai-nilai yang dipegang teguh, hubungan antarindividu yang erat, serta aturan adat yang kaku bisa menjadi pemicu konflik internal. Beberapa contoh sumber perselisihan yang umum terjadi di lingkungan tersebut antara lain adalah masalah tanah, kedudukan atau gengsi sosial, perbedaan antar generasi, serta ketimpangan peran antara pria dan wanita. Ciri-ciri ini kerap ditemukan dalam masyarakat yang belum tersentuh modernisasi secara penuh.

Soal:

Masalah tanah, masalah kedudukan dan gengsi, masalah perkawinan, perbedaan antar kaum tua dan kaum muda, serta perbedaan antara pria dan wanita adalah merupakan sumber perselisihan pada masyarakat….

A. Kolot
B. Pedesaan
C. Religius
D. Tradisional

Ulasan Jawaban:

Jawaban yang paling tepat adalah D. Tradisional.

Penjelasannya:

  • Masyarakat tradisional adalah masyarakat yang hidup berdasarkan adat istiadat, norma turun-temurun, serta cenderung menolak perubahan. Dalam masyarakat ini, struktur sosial sangat kuat dan cenderung kaku, sehingga berbagai masalah seperti tanah warisan, status sosial, hingga norma gender dan generasi sering menjadi sumber konflik.

  • Masyarakat kolot (jawaban A) memiliki makna serupa secara informal, namun kata ini bersifat lebih peyoratif dan bukan istilah akademik yang baku.

  • Masyarakat pedesaan (jawaban B) tidak selalu identik dengan konflik yang disebutkan, karena desa bisa bersifat tradisional ataupun modern tergantung pada perkembangannya.

  • Masyarakat religius (jawaban C) mengacu pada masyarakat yang pola hidupnya sangat dipengaruhi oleh ajaran agama, dan tidak secara langsung relevan dengan masalah-masalah yang disebutkan dalam soal.

Baca Juga  Memahami Tahapan Adopsi Inovasi dalam Dunia Pertanian

Kesimpulan:
Jawaban D. Tradisional adalah yang paling tepat karena menunjukkan tipe masyarakat dengan struktur sosial dan norma adat yang kuat, di mana perbedaan status, peran sosial, dan hak waris sering menjadi sumber perselisihan.

Disclaimer:
Soal dan pembahasan ini ditujukan untuk keperluan pendidikan. Konsep yang digunakan merujuk pada teori-teori sosiologi dasar. Beberapa istilah seperti “kolot” mungkin muncul dalam kehidupan sehari-hari, namun tidak digunakan sebagai istilah ilmiah dalam kajian akademik. Interpretasi bisa berbeda sesuai konteks lokal dan referensi yang digunakan.

Scroll to Top